JOIN US!

Sign up for emails - We'd love to have you

Best portal to find Japanaese Motorcryle WOWEE

Daily update on the latest HOT news, reviews and trivias

Video of riding impression, Products impression you cant't find any where else

  • Please select your country.
  • Authentication with facebook fail.Please try again.
OR

Bisakah Maintenance Shock Depan dan Belakang di Rumah?

Bisakah Maintenance Shock Depan dan Belakang di Rumah?

Dengan banyaknya informasi yang bertebaran, mulai dari artikel hingga video, kini sudah banyak yang jago mengganti oli mesin sendiri di rumah. “Ganti oli saat sudah menempuh 3000 hingga 5000 km”, “Ganti filter oli tiap penggantian oli kedua”, “Jangan pakai gasket atau o-ring lama!” dan masih banyak informasi lainnya.

Namun, oli mesin bukanlah satu-satunya cairan motor yang harus kamu ganti. Contohnya, oli shock juga bisa menurun kadarnya dan harus diganti secara berkala. Memang sebenarnya tidak banyak yang bisa langsung mengetahui bahwa performa shock sudah menurun karena olinya yang sudah jelek. Dengan melakukan perawatan secara teratur, kondisi dan performa yang stabil bisa terus terjaga.

Maintenance atau perawatan suspensi, baik depan maupun belakang, mengharuskan suspensi tersebut untuk dicopot dari motor dan dibongkar, yang tentunya membutuhkan waktu, ketelatenan dan kesabaran ekstra jika dibandingkan dengan mengganti oli mesin. Ini adalah tipe perawatan yang sebaiknya diserahkan ke profesional.

[Baca Juga]
Cara Merawat Kabel Speedometer dengan Mudah

Bisakah saya merawat suspensi sendiri?

Kami bilang sebelumnya kalau maintenance shock depan dan belakang memakan waktu dan cukup sulit, tetapi apa sih yang sebenarnya harus dirawat? Peralatan apa saja yang dibutuhkan? Mari kita simak.

Shock Depan

Pengerjaan Maintenance Shock Depan

Tata cara melakukan perawatan shock depan kini sudah banyak ditemukan di media online, namun pengerjaannya butuh beberapa perkakas khusus. Contohnya adalah beberapa item berikut:

  • Jalu paddock depan dan belakang (untuk mengangkat motor dan melepas suspensi)
  • Extension bar (sambungan kunci sock)
  • Alat khusus untuk menahan batang damper shock bergerak
  • Slide hammer (untuk mengganti oil seal)
  • Spring compressor (contohnya untuk shock upside down)
  • Penyangga Shock Depan

    Oli Shock Depan

    Ketika melepas shock depan, ban depan harus dilepas terlebih dahulu sehingga motor harus diangkat. Beberapa orang menggunakan standar paddock dan ada pula dengan dongkrak yang sebenarnya tidak direkomendasikan karena motor tidak akan stabil saat proses perawatan. Karena risiko kerusakannya tinggi, sebaiknya jika tidak ada alat yang aman untuk menopang motor, sebaiknya jangan dipaksakan.

    Selain oli dan parts kecil yang harus diganti, kamu akan butuh perkakas-perkakas khusus di atas. Untuk slide hammer sebenarnya bisa pakai pipa PVC, namun kami tidak merekomendasikannya.

    [Baca Juga]
    Cara Mudah Bersihkan Piston Kaliper Rem Motor

    Shock Belakang

    Rasanya kamu bakal kesulitan mencari informasi cara melakukan perawatan pada shock belakang dibandingkan dengan shock depan.

    Banyak shock belakang yang strukturnya tidak bisa dibongkar dan pemasangannya kembali akan sulit. Dalam beberapa kasus, bahkan ada part yang harus dilas.

    Beberapa part yang harus diganti di bagian dalam shock depan biasanya tidak dijual satuan. Maka dari itu, tidaklah mudah untuk mengganti dalaman shock belakang.

    Komponen Shock Belakang Ohlins

    Selain mengganti part dalaman dan oli shock, komponen lain yang harus ada adalah injeksi gas nitrogen yang sangat jarang ditemukan di rumah.

    Komponen shock belakang elektronik punya struktur yang lebih memusingkan dan harus penanganannya harus diserahkan ke bengkel khusus shock, bukan bengkel biasa.

    Sebenarnya, untuk shock belakang kamu cukup bersihkan atau lap luarnya saja selain menyesuaikan setelan. Jika sudah jelek atau rusak, opsi satu-satunya adalah minta di-overhaul atau ganti part luarnya.

    Kenapa harus ke bengkel?

    Jika kamu melakukan perawatan untuk shock depan upright yang punya susunan relatif sederhana, kamu bisa melakukannya sendiri asalkan ada alat yang dibutuhkan dan ketelatenan.

    Namun, untuk shock belakang bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan dan dipelajari secara umum. Shock depan dan belakang harus sejalan, bahkan jika kamu punya alat-alat yang dibutuhkan, realistisnya kami hanya bisa kerjakan yang depan saja, apalagi jika tujuan perawatannya adalah untuk meningkatkan performa suspensi.

    Selain itu, maintenance shock depan dan belakang bukanlah tipe servis yang selesai sehari, sehingga kami sangat merekomendasikan pengerjaannya di kala libur atau PPKM!

    [Baca Juga]
    Cara Membedakan Busi NGK Asli dan Palsu

    Related post

    Return Top