JOIN US!

Sign up for emails - We'd love to have you

Best portal to find Japanaese Motorcryle WOWEE

Daily update on the latest HOT news, reviews and trivias

Video of riding impression, Products impression you cant't find any where else

  • Please select your country.
  • Authentication with facebook fail.Please try again.
OR

Honda CX650 Turbo Sang Penerus Motor Turbo Pertama di Dunia

008-1

Sejarah Honda CX500

Pada era 80an, terjadi persaingan ketat antara para produsen untuk mengembangkan motor turbo sebagai respon tren pasar di Jepang. Saat itu Honda adalah produsen motor pertama yang memunculkan motor turbo dengan mengumumkan CX500 Turbo di Cologne International Motorcycle Show, Jerman.

Honda CX500 Turbo memiliki mesin OHV 2-silinder berpendingin cairan berbasis GL 500 yang didesain agar dapat menghasilkan power yang tinggi dan bertahan dalam panas yang tinggi pula. Mesin turbo-charged tersebut berkapasitas 498 cc dengan output 82 ps. Power yang dihasilkan setara dengan motor-motor besar saat itu.

[Honda CX500 Turbo 1981] CX500 Turbo memiliki tampilan impresif yang tak tertandingi oleh jajaran motor komersial lainnya. CX500 Turbo memiliki posisi spionnya yang unik dan logo TURBO pada knalpotnya.  ■ Water-cooled 4-stroke 80 ° V type 2-cylinder OHV 4-valve; 496,9cc; 82ps/8.000rpm; 239kg

[Honda CX500 Turbo 1981] CX500 Turbo memiliki tampilan impresif yang tak tertandingi oleh jajaran motor komersial lainnya. CX500 Turbo memiliki posisi spionnya yang unik dan logo TURBO pada knalpotnya. ■ Water-cooled 4-stroke 80 ° V type 2-cylinder OHV 4-valve; 496,9cc; 82ps/8.000rpm; 239kg

[Honda CX650 Turbo Tahun 1983] Motor ini berbasis pada GL 500 (dengan nama internasional CX500) memiliki kapasitas, output dan torsi pada low/medium speed rotation range lebih besar dari CX500 dan merupakan motor turbo-charged pertama yang diproduksi secara masal. ■ Water-cooled 4-stroke 80° V type 2-cylinder OHV 4-valve; 673cc; 100ps/8.000rpm; 235kg

[Honda CX650 Turbo Tahun 1983] Motor ini berbasis pada GL 500 (dengan nama internasional CX500) memiliki kapasitas, output dan torsi pada low/medium speed rotation range lebih besar dari CX500 dan merupakan motor turbo-charged pertama yang diproduksi secara masal. ■ Water-cooled 4-stroke 80° V type 2-cylinder OHV 4-valve; 673cc; 100ps/8.000rpm; 235kg

Perkembangan CX500 dan CX650 Turbo

Setelah Honda CX500 Turbo rilis, produsen motor lain juga memproduksi motor turbo lainnya, seperti Yamaha XJ650T dengan karburator (653 cc, 90 ps) dan Suzuki XN85 (673 cc, 85 ps) yang diluncurkan pada tahun 1982. Akhirnya muncul pertimbangan untuk meningkatkan output maksimum CX500 Turbo menjadi 85 ps dan juga meningkatkan kapasitas mesinnya.

Lalu, dikembangkanlah Honda CX650 Turbo yang memiliki kapasitas mesin 673 cc dan peningkatan torsi dan kecepatan. Honda CX650 Turbo yang muncul pada tahun 1983 pada dasarnya sama seperti Honda CX500 Turbo kecuali dihilangkannya resonance chamber pada intake system dan karakteristik turbocharger yang diubah berdasarkan kapasitas mesin.

Honda CX650 Turbo memiliki performa power dan sistem kemudi yang luar biasa. Pada tahun 1984, giliran Kawasaki yang meluncurkan motor turbo, yakni 750 Turbo (738cc, 112 ps). Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki, keempat produsen Jepang ini masing-masing meluncurkan motor turbo. Namun, ironisnya 750 Turbo adalah motor turbo terakhir yang diproduksi.

Motor dengan tenaga turbo umumnya tidak memiliki umur yang panjang. Hal itu disebabkan adanya turbo lag yang menyebabkan keterlambatan respon mesin dan dikatakan pula bahwa selera pasar saat itu cenderung menginginkan motor dengan kapasitas mesin yang besar.

Turbinnya adalah produksi IHI yang baru dikembangkan. Honda memasangnya di depan mesin cylinder V bank dengan pipa knalpot ukuran pendek.

Turbinnya adalah produksi IHI yang baru dikembangkan. Honda memasangnya di depan mesin cylinder V bank dengan pipa knalpot ukuran pendek.

Pada panel indikatornya, tampilan speedometer dan tachometernya tak kalah dengan yang ada di motor-motor keluaran sekarang. Lampu turbo terletak di sisi tengah atas.

Pada panel indikatornya, tampilan speedometer dan tachometernya tak kalah dengan yang ada di motor-motor keluaran sekarang. Lampu turbo terletak di sisi tengah atas.

Motor-motor dengan Mesin yang Sama

CX500 Turbo menjadi basis dari motor-motor lainnya. GL400 dan GL500 mendasari layout mesin dari CX500 Turbo dengan performa tinggi berteknologi canggih seperti light allow push rod, compact head OHV, dan sebagainya. CX-EURO, motor touring sports, mewarisi desain utama CX500 Turbo dan juga teknologinya seperti rear propeller suspension dan TRAC (Torque Reactive Anti-dive Control) pada bagian depan.

[Honda WING GL 400 dan GL 500 Tahun 1977, 1978] • Water cooled 4-stroke V-type 2-cylinder OHV 4-valve; 396cc [GL500 496cc]; 40ps/9.500rpm [GL 500 48ps/9.000rpm]; 3,2kg-m/7.500rpm [GL 500 4,1ps/7.000rpm]; 218kg; 438.000 yen [GL 500 448.000 yen]

[Honda WING GL 400 dan GL 500 Tahun 1977, 1978] • Water cooled 4-stroke V-type 2-cylinder OHV 4-valve; 396cc [GL500 496cc]; 40ps/9.500rpm [GL 500 48ps/9.000rpm]; 3,2kg-m/7.500rpm [GL 500 4,1ps/7.000rpm]; 218kg; 438.000 yen [GL 500 448.000 yen]

[Honda CX-EURO Tahun 1982] Water-cooled 4-stroke V-type 2-cylinder OHV 4 valve; 396cc; 40ps/9.500rpm; 3,2kg-m/7.500rpm; 209kg; 498.000 Yen

[Honda CX-EURO Tahun 1982] Water-cooled 4-stroke V-type 2-cylinder OHV 4 valve; 396cc; 40ps/9.500rpm; 3,2kg-m/7.500rpm; 209kg; 498.000 Yen

Jadi, bagaimana kalian berminat memiliki motor turbo?

Sumber [ Young Machine (Artikel Asli dalam Bahasa Jepang) ]

Lihat Laman Indeks Motor Honda
Lihat Aksesoris dan Suku Cadang untuk Honda CX500
Lihat Aksesoris dan Suku Cadang untuk Honda CX650 Turbo
Lihat Aksesoris dan Suku Cadang untuk Honda GL400 Wing
Lihat Aksesoris dan Suku Cadang untuk Honda GL500 Wing

Related post

Return Top