JOIN US!

Sign up for emails - We'd love to have you

Best portal to find Japanaese Motorcryle WOWEE

Daily update on the latest HOT news, reviews and trivias

Video of riding impression, Products impression you cant't find any where else

  • Please select your country.
  • Authentication with facebook fail.Please try again.
OR

Kakak Beradik Marc dan Álex Márquez Resmi Jadi Rekan Satu Tim

Marc dan Alex Marquez Resmi Jadi Rekan Satu Tim di Repsol Honda

Musim MotoGP 2020 telah dimulai sejak hari Selasa yang diawali dengan sesi tes selama dua hari penuh di Circuit Ricardo Tormo di Valencia, Spanyol. Musim 2019 ditutup oleh Marc Márquez yang resmi menjadi juara MotoGP untuk keenam kalinya yang berhasil diamankan di MotoGP Thailand, dan pusat perhatian setelahnya adalah misteri siapa yang akan menggantikan juara dunia 5 kali Jorge Lorenzo di tim pabrikan Repsol Honda.

Saat ditanya mengenai pembalap-pembalap yang berpotensi menjadi rekan setimnya, Márquez mengatakan bahwa Honda memiliki kesempatan untuk merekrut pembalap yang lebih berpengalaman atau yang lebih muda. Dengan banyaknya pembalap yang sudah terikat kontrak untuk musim 2020, dua kandidat terkuatnya adalah Johann Zarco dan adik kandung Marc, Álex Márquez. Álex sendiri adalah juara dunia Moto2 2019 dan Moto3 2014 yang awalnya diharapkan untuk mempertahankan gelarnya tahun depan bersama Marc VDS sebelum menapaki MotoGP pada 2021.

Beberapa orang menginterpretasikan pernyataan Márquez sebagai ultimatum kepada Honda, khususnya dalam proses negosiasi kontraknya untuk musim 2021-2022. Pembalap Spanyol berusia 26 tahun tersebut telah memenangkan enam gelar juara dunia di kelas premiere yang semuanya diraih menggunakan mesin Honda. Pengumuman pensiunnya Lorenzo membuat berita perebutan rider kedua RC213V semakin gencar, hingga beredar banyak gosip ngawur yang memaksa para tim untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan rencana jangka panjang mereka lebih awal dari yang seharusnya.

[Berita Terkait]
Marc Marquez Jajal Honda Fireblade 2020 – Simak Pendapatnya!
Alex Marquez Saat Uji Coba MotoGP 2020 dengan Repsol Honda di Valencia

“Setiap pembalap yang memenangkan kejuaran dunia memiliki kesempatan semacam ini,” ujar manajer tim Repsol Honda Alberto Puig mengenai perekrutan Álex Márquez. “Satu-satunya faktor adalah nama keluarga.”

Setelah berpisah dengan KTM beberapa bulan sebelum kontraknya genap dua tahun dengan pabrikan asal Austria tersebut, Zarco menggantikan Takaaki Nakagami yang cedera di LCR Honda untuk tiga lomba terakhir–Australia, Malaysia, dan Spanyol. Memacu RC213V 2018, pembalap Prancis berusia 29 tahun tersebut berhasil menempati posisi ke-14, 9, dan 13 dalam babak kualifikasi dan finish di posisi ke-13 di Phillip Island setelah sebelumnya terjatuh di Sepang dan Valencia saat mengejar posisi 10 besar. Zarco dirumorkan akan menjadi test rider atau pembalap penguji Yamaha.

Claude Michy, promotor MotoGP Prancis di Le Mans, lebih mendukung terpilihnya Zarco, dan sepertinya CEO Dorna Carmelo Ezpeleta juga berpendapat serupa dan mungkin saja menyediakan juara dua Moto2 dua kali tersebut posisi yang aman. Setelah dikepung oleh media selama akhir pekan lalu, manajer tim Repsol Honda Alberto Puig tetap membuka pintu bagi Zarco, tetapi nyatanya ia tidak bisa mengabaikan keinginan Marc, pembalap paling sukses dalam sejarah Honda.

Orang-orang yang terlibat di MotoGP percaya bahwa “tim keluarga Márquez” tidak seharusnya terjadi–Aleix dan Pol Espargaró berkompetisi di kelas yang sama, tetapi kakak dan adik tersebut tidak pernah menjadi rekan satu tim–khususnya karena keberadaan pembalap berpengalaman seperti Zarco, yang telah meraih lima pole position di MotoGP dan enam podium dalam kurun waktu dua tahun bersama Yamaha Tech3. Secara logika, Álex lebih baik tetap di Moto2 setahun lagi sebelum hijrah ke MotoGP.

Alex Marquez Saat Uji Coba dengan Repsol Honda di Valencia untuk MotoGP 2020

Setelah merasakan perbedaan antara motor Triumph 765 dengan tiga silinder yang ia kendarai di Moto2 dan Honda V4 1000cc saat tes di Valencia, Álex Márquez berkata, “Dalam tiap putaran yang saya lakukan, saya semakin memahami motor ini. Saya dan kru menggunakan ban-ban bekas untuk meningkatkan kecepatan dan mempelajari perilaku motor dengan lebih baik.” Tambatan berikutnya, Jerez.

Pramac Ducati kabarnya sempat menunjukkan ketertarikannya terhadap Álex untuk musim 2021, yang sepertinya akan menjadi bagian dari sebuah proyek besar. Marc juga tidak menyangkal bahwa Ducati juga mendekati dirinya. Pada akhir musim 2020, Marc mungkin sudah mengantongi gelarnya yang ke-9 dan mungkin juga akan menerima tantangan untuk mengejar yang ke-10 dengan motor Italia. Pembalap Ducati Andrea Dovizioso berhasil mengakhiri musim tepat di bawah Márquez selama tiga tahun berturut-turut.

[Berita Terkait]
Sulit menemukan sparepart motor Honda klasik? Ini solusinya!

Hubungan kakak beradik Márquez, yang saat ini memiliki total 10 juara dunia, memang sangatlah spesial. “Mereka selalu sedekat itu dari kecil,” ujar Julià, ayah keduanya. “Mereka selalu melakukan semuanya bersama-sama. Mereka latihan bersama, tidur di kamar yang sama, saling mendukung dan selalu mendorong satu sama lain untuk meraih kesuksesan.” Marc mengakui di Sepang bahwa, “Melihat Álex meraih gelar juara dunia Moto2 adalah sebuah kepuasan yang melampaui apa yang saya rasakan saat meraih gelar MotoGP keenam.” Ia juga menambahkan, mungkin dengan sengaja bahwa, “Álex sudah siap bergabung di MotoGP.”

Mungkin yang ada di benak Marc tentang tim impian adalah tim dengan adiknya sebagai rekan balap. Honda sebenarnya mengkhawatirkan tekanan yang akan diterima Álex. Jadi, Marc sendiri tidak hanya bergulat dengan Honda, tetapi juga melawan Ezpeleta, sesuatu yang tak satu pun pembalap berani lakukan; bahkan Valentino Rossi saja sangat menjunjung aturan tidak tertulis ini. Puig menyebut bahwa pilihan Honda adalah “kesempatan yang baik untuk Álex.”

Marc dan Alex Marquez Repsol Honda Uji Coba Musim 2020

Bersatunya Márquez bersaudara, Marc dan Álex, dengan 10 gelar dunia dari empat kelas, sebenarnya bukanlah yang mengejutkan mengingat dominasi si sulung di MotoGP bersama Repsol Honda. Marc adalah satu-satunya pembalap yang bisa secara konsisten memenangkan perlombaan dengan RC213V versi terbaru.

Sekarang sudah jelas keluarga Márquez lah pemenang dari permainan politik ini. Marc dan Álex telah resmi menjadi rekan tim di Repsol Honda. Waktu akan menunjukkan jika Honda telah membuat keputusan yang tepat dan debut ini akan menjadi pengalaman yang positif bagi Álex, yang secara tiba-tiba masuk ke jajaran bursa pembalap untuk kursi paling diinginkan di MotoGP. Tetapi, seperti pembalap yang sudah-sudah, jika debutnya mengecewakan ia tidak bisa melakukan apa-apa.

Pihak yang paling kecewa saat ini adalah Johann Zarco, yang namanya tidak tercantum di daftar pembalap sementara Grand Prix 2020–kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3–yang diterbitkan awal pekan ini oleh FIM bersamaan dengan tes dua hari di Valencia. Zarco memiliki dua opsi pembalap full-time musim depan: menggantikan Álex Márquez di Moto2 bersama Marc VDS atau mengisi kursi kosong Reale Avintia Racing dengan menunggangi Ducati GP19.

[Baca Juga]
Ducati Pamerkan Diavel 1260 di Salone del Mobile.Milano Shanghai 2019

Sumber [ CYCLE WORLD ]

Related post

Return Top