JOIN US!

Sign up for emails - We'd love to have you

Best portal to find Japanaese Motorcryle WOWEE

Daily update on the latest HOT news, reviews and trivias

Video of riding impression, Products impression you cant't find any where else

  • Please select your country.
  • Authentication with facebook fail.Please try again.
OR

Kawasaki Ninja 650 ABS KRT Edition yang Apik

Kawasaki Ninja 650 ABS KRT Edition 2020

Ninja adalah salah satu nama yang paling dikenal dalam industri sepeda motor. Ketika Anda menyebutkan namanya, hampir semua orang akan langsung tahu motor apa yang Anda maksud. Ninja sendiri menjadi salah satu motor Jepang yang paling dikenal selama beberapa dekade terakhir. Saat ini, lini motor Ninja adalah termasuk yang paling besar dengan sembilan model tersedia bagi Anda yang ingin kebut-kebutan.

Tahun ini Kawasaki telah memberikan upgrade model 650 dan 1000. Kawasaki pun mengundang sekelompok penulis motosport ke Santa Barbara, California, untuk melihat langsung kebolehan baru Ninja 650 2020. Wartawan Ride Apart Sabrina Giacomini berkesempatan untuk menjajal motor ini. Yuk kita simak pendapatnya!

Fitur

Jadi, apa sih sebenarnya yang baru dari Ninja 650 2020? Daftar perubahannya tidaklah banyak, tetapi sudah cukup menempatkan model ini di posisi atas di dekade yang baru serta memperkuat posisinya di pasaran.

Desainnya diperbarui mengikuti perubahan yang dilakukan pada tahun 2017 dari sisi siluet dan finishing. Kali ini Kawasaki menambahkan lekukan yang lebih dramatis, mengikuti garis body ZX-10R yang mengikuti ajang Kejuaraan Dunia Superbike. Moncongnya apik sekali seperti dipahat dengan tangan, windscreen flush fitnya dibuat lebih rendah dan lebar, serta penggunaan lampu depan ganda yang sengaja untuk membuat tampilan Ninja 650 2020 jauh lebih agresif.

Di atas kemudi duduk TFT display 4.3 inci terbaru yang Kawasaki tambahkan ke motor berkapasitas sedang untuk pertama kalinya. Piranti digital ini memberikan kesempatan bagi rider untuk mengatur preferensi informasi yang ingin mereka tampilkan dan sistemnya sekarang dipasangkan dengan aplikasi Rideology Kawasaki via Bluetooth.

TFT Dash Kawasaki Ninja 650 ABS KRT Edition 2020

Beralih ke bagian belakang motor, joknya sekarang dilengkapi dengan sandaran belakang yang jauh lebih tebal dan empuk serta jok belakang baru. Bagian tail motor model upswept diakhiri dengan lampu belakang yang berbentuk layaknya huruf X. Ninja 650 2020 juga menggunakan ban Dunlop Sportmax Roadsport yang menyelimuti velg lima palang ukuran 17 inci.

Knalpot dipasang tepat di bawah lambung motor untuk memusatkan berat dan menjaga pusat gravitasi motor tetap rendah. Mesin 649 cc parallel-twin DOHC motor ini tidak mengalami perubahan dan hanya diatur sedemikian rupa untuk mengeluarkan tenaga yang lebih mulus dalam putaran rendah-sedang. Tim Kawasaki juga berkata bahwa gasnya dibuat agar motor terasa lebih hidup dan ringan.

[Baca Juga]
Deretan Motor Sport dan Touring Kawasaki Terbaru Rilis Awal Tahun 2020

Kesan Pertama

Saya suka sekali motor Ninja. Entah karena warna hijaunya –warna kesukaan saya– atau siluet body motor yang begitu ikonik, ada saja sesuatu yang membuat saya tertarik terhadap model ini. Walau saya bukanlah penggemar Kawasaki 300 cc, saya kembali jatuh cinta dengan motor berkapasitas kecil saat mereka memperkenalkan model 400 cc. Sementara untuk jenis Ninja 1000, saat ini saya masih menabung dan meyakinkan diri saya bahwa oke oke saja kalau punya motor lebih dari satu motor.

Ninja mempunyai beberapa nilai tambah yang membuatnya selalu jadi incaran. Sebagai pengantar, motor ini adalah satu-satunya jenis sportbike 600 cc twin yang dijual oleh salah satu raksasa industri motor Jepang. Bagus atau tidak mesinnya tentu bergantung pada kesenangan masing-masing.

Harganya juga kompetitif dan kabar baiknya, untuk model 2020, terlepas dari berbagai perubahan yang diterapkan harganya akan tetap sama. Model standar dijual mulai dari Rp104 jutaan, sedangkan KRT Edition dibanderol mulai Rp109 jutaan yang ternyata Rp23 juta lebih murah dibandingkan dengan kompetitor terdekatnya, yakni Honda CBR650R. Plus, kalau Anda tanya saya, motor ini adalah salah satu dari sekian motor 600 cc yang punya desain keren.

Tampak Samping Kawasaki Ninja 650 ABS KRT Edition 2020

Menurut Kawasaki, Ninja 650 memiliki tampilan motor yang terlihat bagus di paddock di hari-hari balapan sekaligus bisa menjadi sahabat berkendara Anda tiap hari. Tidak ada salahnya kok menginginkan motor yang ganteng nan agresif ini buat dipakai bekerja. Kalau mau Anda ajak ngebut di lintasan juga tidak masalah, tetapi motor ini memang lebih diperuntukkan untuk kegiatan sehari-hari.

Mengingat saya termasuk target pemasaran Ninja 650 –saya termasuk dalam golongan “24 hingga 44 tahun”, tapi sayangnya tidak masuk dalam kategori “laki-laki”– saya sangat penasaran dengan 650 yang baru. Seperti yang telah saya sebutkan tadi, Ninja 650 2020 punya banyak hal yang ditawarkan dengan harga yang bagus serta tampilan gagah yang mampu membuat orang berpaling, tetapi satu-satunya hal yang bisa membuat saya dan penggemar lainnya memutuskan untuk membeli motor ini adalah sensasi ridingnya.

Kelihatannya sih, Ninja 650 motor yang menjanjikan, tapi benar gak sih? Saya berkesempatan untuk menjajalnya di atas aspal California untuk menemukan jawabannya.

Test Ride

Saya menjajal Ninja 650 2020 di suatu pagi yang sejuk di Santa Barbara. Saya mengitari jalanan kota terlebih dahulu sebelum menuju daerah pegunungan. Mumpung ada kesempatan, sebaiknya kita buktikan klaim Kawasaki tentang fleksibilitas dan kepandaian 650 dalam melibas berbagai jenis medan.

Sesaat setelah saya putar gasnya, saya langsung bisa memahami deskripsi Kawasaki. Bagaimana mengatakannya ya, hmm motor terasa seperti sangat hidup? Kita belum ada di level antusiasme KTM, tapi ya mendekati. Saat Anda belokkan sedikit stangnya, motor langsung mengikuti mau Anda tanpa basa basi. Semakin digeber, tenaga motor akan semakin terasa dan cukup memuaskan.

Saat saya memacu motor keluar dari kota dan mengarah ke perbukitan, tak lama setelahnya saya bisa merasakan settingan baru mesinnya dalam kecepatan rendah dan sedang. Harus saya akui mesinnya yang sekarang lebih mantap.

Test Ride Kawasaki Ninja 650 ABS KRT Edition 2020

Ketika jalanan mulai berubah dari yang tadinya lurus-lurus saja menjadi berkelok-kelok, saya nyaman memacu motor dalam gir tiga. Mesinnya santai saja saat saya gas dalam kecepatan rendah hingga 10,000 rpm. Rev mesin bergerak naik dan turun dengan mudah selagi saya buka tutup gasnya. Mesinnya tidak memberontak karena saya menggunakan satu gir saja.

Tidak mengganti gir adalah keputusan yang problematik dalam menunggangi Ninja, tapi assist dan slipper clutchnya mampu membuat mekanisme gigi berjalan lebih lancar dan terasa ringan di tangan. Respon handle rem maupun kopling sempurna.

Sistem pengeremannya datang dari brand Nissin dalam bentuk piringan rem semi-floating 300 mm dengan piston dua kaliper untuk bagian depan dan piringan rem single 220 mm dengan kaliper satu piston di roda belakang. Kekuatan pengeremannya cocok untuk ukuran motor ini walau saya ingin grip yang lebih besar di bagian belakang, khususnya di perbukitan. Ini hanya keinginan pribadi saja, ya, saya yakin pengendara yang lain sudah puas dengan settingan bawaan.

[Baca Juga]
Test Ride KAWASAKI Z650 2020

Nissin Kawasaki Ninja 650 ABS KRT Edition 2020

Saya lebih banyak mengandalkan pengereman mesin untuk melambat di tikungan turun karena tenaganya tidak cukup agresif untuk membuat saya terpental dari motor. Selepas turun dari perbukitan dan memasuki jalan tol, performa motor cukup baik. Anda akan menemukan limit mesin parallel-twin Ninja 650 sesudah memasuki jalanan yang sangat menekankan batas kecepatan laju motor Anda seperti ini.

Kaki-kaki depan Ninja 650 disokong oleh shock depan KYB 41 mm dengan travel 125 mm, sementara di bagian belakang swingarm model gullwing dipasangkan dengan shock belakang monoshock yang juga datang dari KYB. Pengaturan shocknya cukup halus sehingga cocok untuk melibas jalanan perkotaan dan tetap kokoh saat menikung. Serba bisa deh pokoknya.

Dari segi kenyamanan, proporsi motor ini tidaklah banyak berubah. Lesung di bagian sisi tangki tempat lutut bersandar memiliki bentuk yang cukup tajam dan distribusi berat lebih condong ke arah depan, tetapi ya namanya juga sportbike. Untungnya, posisi berkendara seperti ini tidak cepat membuat badan pegal-pegal. Anda harus menggebernya dalam jarak jauh atau jangka waktu lama sebelum badan memberi sinyal untuk beristirahat.

Tangki Kawasaki Ninja 650 ABS KRT Edition 2020

Setelah seharian berkendara, saya baru merasa linu saat perjalanan kembali ke kota lewat tol. Saat itu lah rekan-rekan lain yang juga menjajal motor ini mulai berpindah posisi dan merenggangkan badan. Disaat itu juga saya sadar windscreen yang lebih rendah cukup menyusahkan di jalanan bebas hambatan seperti ini. Mau tidak mau saya semakin menunduk untuk menghindari terpaan angin. Jika saya beli 650, saya tidak mau membawanya pulang sampai windscreennya diganti ke model yang lebih tinggi. Tidak masalah jika saya harus membayar ekstra Rp2,6 juta demi kenyamanan berkendara sehari-hari.

Kesimpulan

Saya suka Ninja 650 2020 ini. Saya rasa motor ini punya daya tarik unggul dan menjawab semua janji-janji Kawasaki. Walau saya tahu banyak tentang Ninja dan sudah banyak menjajal sportbike Kawasaki lainnya, saya sebenarnya tidak terlalu kenal dekat 650 dan pengalaman ini memberikan saya gambaran positif tentang kemampuannya.

Kawasaki bilang kalau Ninja 650 dirancang untuk menarik minat rider laki-laki berusia 25 hingga 44 tahun yang ingin punya motor untuk dipamerkan ke tempat kerja sehari-hari, dan menurut saya motor ini memenuhi ekspektasi tersebut. 650 adalah motor yang menurut saya paling mewakili sportbike Jepang dan cocok untuk bagi Anda yang ingin motor gahar, tetapi tidak ingin bermain-main dengan kualitas dan kesenangan yang ditawarkan.

[Baca Juga]
Perbandingan ADV150 dengan PCX150, Mana yang Lebih Unggul?

Galeri Foto

Sumber [ Ride Apart ]

Related post

Return Top