JOIN US!

Sign up for emails - We'd love to have you

Best portal to find Japanaese Motorcryle WOWEE

Daily update on the latest HOT news, reviews and trivias

Video of riding impression, Products impression you cant't find any where else

  • Please select your country.
  • Authentication with facebook fail.Please try again.
OR

Perbandingan ADV150 dengan PCX150, Mana yang Lebih Unggul?

Perbandingan ADV 150 PCX 150

ADV150 merupakan salah satu primadona motor Honda dengan penjualan fantastis di Indonesia. Lantas, apa yang menyebabkan ADV150 begitu digemari? Bagaimana jika ADV150 dibandingkan dengan PCX150, manakah yang lebih unggul? Artikel ini akan membahas secara detail mengenai ADV150 luar dalam untuk menyingkap rahasia di balik kesuksesannya.

Di Jepang, ADV150 mulai dipasarkan hari ini (14/2/2020). Young Machine berkesempatan untuk melakukan test ride Honda ADV150 2020 dan merinci kebolehan-kebolehan ADV150 dari segi penampilan, mesin, performa, dan aspek lainnya dan membandingkannya dengan PCX150. ADV150 berbasis dari PCX150 ditambah dengan sentuhan off-road dan hasilnya adalah motor premium bergaya adventure. Motor ini menghadirkan pengalaman berkendara yang belum pernah ada sebelumnya.

Perubahan untuk meningkatkan performa

ADV150 hadir pertama kali di Jepang di ajang Tokyo Motor Show tahun lalu. Di Indonesia, motor ini sudah diumumkan beberapa bulan sebelumnya dan sukses di pasaran sebagai skutik adventure yang tiada duanya.

ADV150 berbasis skutik populer lainnya, PCX150. Mesin satu silindernya dilengkapi dengan suspensi stroke panjang dan torsi putaran rendah-sedang. Motor ini sebenarnya setipe dengan X-ADV 750cc.

ADV150 adalah motor yang menyenangkan untuk dibahas. Pertama, mari kita bahas harganya. Di Indonesia, ADV150 ABS dibanderol sekitar 37 juta Rupiah, 5 juta lebih mahal daripada PCX150 ABS. Di Jepang, Young Machine menyebutkan ADV150 akan dijual 451.000 Yen atau setara 56 juta Rupiah. Namun, perbedaan sensasi yang dirasakan oleh test rider ketika mencoba ADV150 adalah ia pun tidak heran jika harga ADV150 lebih mahal dari PCX150, bahkan ia menganggapnya wajar kalau harga ADV150 sebenarnya bisa lebih mahal lagi. Memang dari segi harga PCX150 lebih ramah di kantong, namun ADV150 lebih berkelas dan memuaskan.

Dibandingkan dengan PCX, ban depan belakang ADV150 lebih tebal satu ukuran dan velg belakangnya lebih tipis satu inci. Perbedaan tidak berhenti di situ. ADV150 memiliki shock depan dan belakang dengan ukuran stroke yang diperpanjang, jok dan stang dengan ubahan bentuk, dan windshield yang tinggi. Tentu saja perubahan-perubahan tersebut disertai dengan tujuan yang jelas. Terbukti, ADV150 hadir sebagai motor yang lain daripada yang lain di kelas 150 cc dengan rentang harga yang tidak terlalu mahal.

Spesifikasi Honda ADV150 2020

Spesifikasi utama Honda ADV150 2020 ■ Panjang keseluruhan 1.960mm, lebar keseluruhan 760mm, tinggi keseluruhan 1.150mm, jarak sumbu roda 1.325mm, jarak terdekat dari tanah 165mm, tinggi jok 795mm. Berat 134kg ■ Mesin 149cc SOHC satu silinder 4-tak berpendingin cairan, output 15ps/8.500rpm, torsi 1,4kg-m/6.500rpm, kapasitas tangki 8L ■ Ukuran ban depan = 110/80-14, ukuran ban belakang = 130/70-13 ■ Warna: Black, Brown. Red ■ Tanggal rilis di Jepang: 14 Februari 2020

Desain dipimpin oleh tim dari Thailand dan pengembangan dilakukan oleh tim yang juga mengembangkan Africa Twin generasi baru

Di dekat saklar utama ADV150, ada tombol yang berfungsi untuk membuka panel penutup tangki bahan bakar. Ketika tombol saklar tersebut ditekan, panel tersebut akan terbuka otomatis berkat per yang ada. Ini adalah metode yang sama yang digunakan di beberapa skutik lainnya, seperti PCX150. Namun, dibandingkan dengan PCX150, cara panel tutup tangki ADV150 membuka lebih mulus dan perlahan karena ada penahannya. Memang ini hal yang kecil, namun akumulasi dari hal-hal kecil yang luar biasa inilah yang menghasilkan keseluruhan bagian ADV150.

Kualitas yang sama dapat ditemukan di glove box atau kompartemen depan PCX dan ADV150. Walau menggunakan penahan dan engsel yang sama, mekanisme panel penutup tangki ADV150 lebih mulus.

Tutup Tangki Bahan Bakar ADV150

Ketika Anda membuka panel penutup bahan bakar yang terletak di tengah dek motor, tutup tangkinya baru akan terlihat.

Selanjutnya, Yuichi Oya, test rider dari Young Machine mencoba kebolehan ADV150. Ketika menunggangi ADV150, langsung terasa perbedaan tinggi jok ADV150 dengan PCX150. ADV150 memiliki tinggi jok 795mm, 31mm lebih tinggi dari PCX. Posisi duduk di atas ADV150 terasa tinggi dan agak condong ke depan. Stang ADV150 sedikit off-set dari sumbu kemudi sehingga sudutnya lebih luas. Sebaliknya, posisi duduk PCX terasa lebih rendah dan stangnya memiliki sudut yang sempit. Tubuh bagian atas berada dalam posisi yang lebih tegak saat berkendara sehingga akan lebih mudah mengendalikan motor.

Yuichi Oya Test Ride ADV150

Posisi berkendara dan setelan suspensinya sangat pas. Suspensi depan belakang ADV150 memiliki stroke yang lebih panjang dari PCX150, yakni dari 100 ke 130mm (depan) dan 90 ke 120mm (belakang). Selain itu, spring rate dan peredamnya juga lebih ditingkatkan. Ini memungkinkan rider merasakan keseimbangan antara suspensi depan belakang dan panjang stroke yang ideal sehingga rider tetap dapat berada di posisi yang nyaman untuk mengontrol gerakan motor. Singkat cerita, handling dan pengoperasian ADV150 sangatlah baik.

Suspensi dan Rem Depan ADV150

Panjang stroke shock depannya adalah 130mm. Rem depan dikombinasikan dengan cakram model bergelombang dan kaliper 2P. ABS hanya tersedia di rem depan.

Sejujurnya, kualitas handling PCX150 lebih rendah ketimbang ADV150. Joknya lebih condong ke belakang dan ada perasaan bahwa sebenarnya kita duduk tepat di atas ban belakang, ditambah dengan ban depan yang terasa sangat jauh dan stang yang maju. Memang gerakannya masih gesit, namun ini sudah lazim ditemukan di skutik manapun. Bahkan jika Anda berkendara di jalanan umum dengan kecepatan sedang, Anda tetap tidak dapat merasa sepenuhnya nyaman.

Sebaliknya, ADV150 terasa sangat responsif dan lebih “dewasa”. Bobotnya yang lebih berat dikombinasikan dengan suspensi stroke panjang memungkinkan rider untuk dapat mengeksplorasi dan mengendalikan pergerakan motor secara lebih mudah. Bahkan jika Anda mengaplikasikan rem dan membebankan ban belakang, Anda masih dapat menikmati sensasi bahwa Anda sedang memanipulasi gerakan dan gaya lari ADV150 layaknya motor sport. Saat menikung, stroke motor ini tetap dalam dan tidak lepas kendali. Mungkin ini terjadi bukan hanya berkat stroke panjangnya, namun juga penggunaan shock belakang dengan tabung reservoir yang membuatnya lebih efektif.

Shock Belakang ADV150

Wheel travel belakang ADV150 berukuran 120mm, 30mm lebih panjang dari PCX150. Wheel travel yang lebih panjang tersebut dapat dikatakan bertujuan untuk menyeimbangkan tinggi jok ADV150 yang lebih tinggi 31mm. Jarak terendah ke tanah ADV150 adalah 165mm, 28mm lebih panjang 28mm dari PCX150.

ADV150 memiliki rem yang pakem. Daya pengereman dan pengendaliannya sangat baik sampai-sampai test rider dibuat bingung karena sensasinya seperti sedang mengendarai motor ratusan juta Rupiah. Stangnya juga memiliki andil dalam mengarahkan ban depan dengan mudah. Ban depan belakang yang berukuran lebih tebal menyediakan daya cengkram dan kontak dengan jalanan secara lebih baik. Velg belakang ADV150 lebih kecil satu inci ketimbang PCX150 dan volumenya lebih ditingkatkan dengan diameter luar yang masih sama dengan PCX150. Ini juga mempengaruhi daya cengkramannya. Rem belakangnya yang berbentuk cakram juga berfungsi dengan sempurna.

Rem Belakang ADV150

Rem belakang ADV150. Knalpotnya menggunakan tipe up.

ADV150 memiliki fitur adjustable windshield dengan jarak pengaturan paling rendah hingga paling tinggi sejauh 71 mm. Sebelumnya, test rider mengatur windshield-nya di pengaturan paling tinggi, namun ketika ia coba menurunkannya, sensasi terpaan anginnya langsung terasa berbeda. Pada hari test ride dilakukan, suhunya lumayan dingin. Tidak hanya soal angin yang menerpa, namun pengaturan windshield juga berpengaruh pada handling. Windshield yang diturunkan dapat mempercepat handling motor. Ternyata, posisi duduk dan windshield ADV150 berperan begitu signifikan dalam handling-nya. Jika Anda ingin menikmati udara saat berkendara dan juga ingin gerakan motor yang lincah, penyetelan windshield yang rendah sangat disarankan. Sepertinya jika windshield ADV150 diturunkan, tingginya menyerupai tinggi windshield PCX150.

Adjustable Windscreen ADV150

Windshield ADV150 merupakan tipe adjustable yang memiliki dua tingkat penyetelan (atas dan bawah) dengan perbedaan ketinggian 71mm. Tinggi windshield sedikit mempengaruhi handling.

Kesimpulannya, handling-nya sangat baik karena adanya keseimbangan antara bagian depan dan belakang motor. Posisi duduknya memudahkan rider agar tetap berada di tengah-tengah motor sehingga dapat memanipulasi gerakan motor dengan lihai. Bahkan, ADV150 juga memiliki kesan sporty. Fakta bahwa semua hal tersebut ada di skutik 150 cc membuat Anda semakin yakin untuk membelinya.

Soal mesin, ADV150 lebih garang ketimbang PCX150. Torsi putaran rendah hingga tingginya telah ditingkatkan sehingga ADV150 sangat menyenangkan dikendarai di medan off-road. Selain itu, suara knalpotnya juga gagah. Mesinnya yang responsif membuat putar balik menjadi mulus dan tanpa masalah.

Apa resep rahasia dari keseimbangan ADV150 yang baik? Rahasianya ada pada ide cemerlang dan eksekusi sempurna yang dilakukan oleh tim pengembang. Pertama-tama, desain ADV150 digarap di Thailand oleh tim gabungan orang Jepang dan Thailand. ADV150 dirancang mengikuti gaya X-ADV dengan tampilan berani. Tim pengembang juga mengutamakan detail seperti handling, tekstur dinamika, dan penampilan yang sesuai untuk ADV150. Banyak anggota tim yang juga mengerjakan pengembangan Africa Twin generasi baru (CRF1000L) yang dirilis pada 2016. Ini yang menjadikan ADV150, skutik adventure kelas premium, punya segalanya.

Skutik adventure ADV150 dapat dengan mudah bermanuver di segala medan. Tentu saja ini yang menjadikan ADV150 populer di kalangan masyarakat. Terlihat dari antrian indennya yang telah mencapai target penjualan bahkan sebelum motor ini dirilis.

Detail Honda ADV150 2020

Tampilan Depan dan Belakang ADV150

Dibekali dengan upper cowl dan lampu depan ganda berukuran besar. Lampu belakangnya juga memiliki desain yang unik. Seluruh lampunya memakai LED. Ban depan belakangnya menggunakan ban pola tapak block dengan ukuran ban depan 110/80-14 dan 130/70-14 untuk ban belakangnya. Sedangkan PCX memakai ban depan berukuran 100/80-14 dan ban belakang 120/70-14. Karena memakai ban yang lebih tebal, bobot ADV150 bertambah.

Tampilan Depan ADV150

Jarak terdekat dengan tanah ADV150 adalah 165mm dan jarak sumbu rodanya 1.325mm (10mm lebih besar dari PCX). Ini terjadi karena stroke suspensinya dibuat lebih panjang, sedangkan sasis utama dan swingarmnya tetap sama. Walaupun ADV150 menjadikan PCX150 sebagai basisnya, namun ada beberapa yang memang bawaan dan dirancang khusus untuk ADV150.

Lampu Depan ADV150

Seluruh lampunya menggunakan LED. Lampu senjanya dipasang secara vertikal dengan low dan high beam luar dan dalam pada lampu depan ganda.

Panel Meter ADV150

Desain panel meter ADV150 mirip dengan yang umumnya dijumpai di motor rally seperti CRF1000L Africa Twin. Informasi yang ditampilkan sangat lengkap: speedometer, tachometer, odometer & tripmeter, konsumsi bahan bakar, fuel gauge, tegangan aki, jam, tanggal dan waktu.

Smart Key ADV150

Memakai smart key. Terdapat tombol yang berfungsi untuk membuka tutup tangki dan jok. Atur switch utama ke opsi “SEAT FUEL” lalu tekan tombolnya.

Panel Pijakan Kaki ADV150

Panel pijakan kakinya cukup luas untuk berpijak. Anda bahkan bisa berdiri di atasnya.

Footstep ADV150

Footstep model lipatnya terbuat dari bahan aluminium yang kokoh.

Jok ADV150

Jok ADV150 lebih datar dan nyaman dibanding PCX yang terasa lebih condong ke belakang.

Kompartemen Bawah Jok ADV150

Ruang di bawah jok dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan helm, namun kalau ukuran helmnya tidak muat, jangan dipaksakan ya. Dicoba pakai Shoei X-Fourteen ukuran L, tidak bisa masuk.

Demikian ulasan dan test ride Honda ADV150 2020. Apakah Anda semakin tertarik untuk membelinya?

Sumber [ Young Machine ]

Related post

Return Top