JOIN US!

Sign up for emails - We'd love to have you

Best portal to find Japanaese Motorcryle WOWEE

Daily update on the latest HOT news, reviews and trivias

Video of riding impression, Products impression you cant't find any where else

  • Please select your country.
  • Authentication with facebook fail.Please try again.
OR

Tes Musim Dingin Menggembirakan Bagi SRC Webike Kawasaki France

Tes Musim Dingin 2020 SRC Webike Kawasaki France

Usai mengalami penundaan karena memanasnya situasi di Prancis dan keterlambatan datangnya cargo berisi perlengkapan balap dari Malaysia usai 8 Hours of Sepang, para pasukan yang dikomandoi Gilles Stafler kembali fokus ke lintasan.

Selama periode musim dingin, beberapa perubahan penting dilakukan terhadap sasis KAWASAKI ZX-10 RR #1 yang menjadi tunggangan resmi Erwan Nigon, David Checa, dan Jérémy Guarnoni. Tujuannya adalah mengulang kejayaan di 24 Heures Motos di Le Mans.

Atas undangan dari Pirelli, partner dan distributor ban resmi untuk SRC Webike Kawasaki France, tim melakukan tes di Valencia sebelum pindah ke Alcarras demi melancarkan proses pengembangan ban yang akan digunakan pada lomba-lomba berikutnya.

Gilles Stafler, sang manajer tim berkata: “Persiapan para pembalap kami pada 21 dan 22 Februari di Valencia benar-benar memuaskan. Ketiganya bekerja dengan baik dan tetap berlatih sepanjang musim dingin untuk meningkatkan waktu putaran mereka. Saat ini kami bisa mengatakan bahwa Erwan, Jérémy, dan David sudah padu karena masing-masing dari ketiganya berhasil menorehkan catatan waktu dengan selisih kurang dari satu detik dalam tiap putarannya.

Kami lalu kembali ke markas dan bertolak ke Le Castellet pada 29 Februari untuk menguji coba mesin khusus Le Mans. Hujan lebat membasahi setiap jengkal area sirkuit yang seluas 3.500 km ini.

Terakhir, mengenai Alcarras, hujan yang turun di hari pertama adalah pertanda baik karena kami bisa menguji ban basah Pirelli yang baru. Ternyata performa bannya sangat apik dan kami yakin akan bekerja dengan baik di trek basah Le Mans.

Hari berikutnya matahari bersinar terang, tetapi kami cukup kesusahan karena angin kencang yang tidak kunjung berhenti menerjang. Jelas kedua tes ini tidak cukup bagi kami.

Langkah selanjutnya: Kami akan bekerja keras usai kembali dari Spanyol karena ada perubahan besar dari FIM yang menuntut kami merancang bagian belakang motor yang berbeda agar bisa sesuai dengan regulasi teknis yang baru.

Setelahnya baru kami siap untuk turun ke lintasan dan bertemu lawan-lawan di tes menjelang Le Mans yang akan diselenggarakan pada 31 Maret dan 1 April.”

Catatan: 24 Heures Motos 2020 akan diselenggarakan pada 29 dan 30 Agustus 2020 menyusul meluasnya wabah virus corona.

Related post

Return Top