JOIN US!

Sign up for emails - We'd love to have you

Best portal to find Japanaese Motorcryle WOWEE

Daily update on the latest HOT news, reviews and trivias

Video of riding impression, Products impression you cant't find any where else

  • Please select your country.
  • Authentication with facebook fail.Please try again.
OR

BREAKING NEWS: Bol d’Or ke-100 Milik Viltais Racing Igol , ERC Endurance-Ducati Telan Pil Pahit

BREAKING NEWS: Bol d'Or ke-100 Milik Viltais Racing Igol , ERC Endurance-Ducati Telan Pil Pahit

Viltaïs Racing Igol baru saja memenangkan Bol d’or edisi ke-100 yang sekaligus menjadi kemenangan perdananya di FIM Endurance World Championship setelah berhasil mengarungi 90 menit terakhir yang penuh cobaan di Sirkuit Paul Ricard.

Setelah pimpinan balapan ERC Endurance-Ducati harus keluar balapan karena gagal mesin, Wójcik Racing Team mengambil alih posisi terdepan.

Tapi menjelang balapan selesai, skuad Yamaha Polandia ini melambat sehingga rider Mathieu Gines harus mendorong motor kembali ke pit.

Ketika Dan Linfoot berhasil membawa motor dengan nomor balap 77 ini kembali lintasan, lima menit sudah berlalu, begitu juga dengan harapan mereka untuk menang karena tim Viltaïs Racing Igol, tim privateer Yamaha lainnya dari Prancis, mantap memimpin berkan ketangguhan ridernya, yakni Florian Alt, Erwan Nigon dan Steven Odendaal.

Sementara itu, Wójcik Racing Team menjadi juara dua yang menjadi hasil terbaik mereka tahun ini. Di posisi ke-3 menyusul Webike SRC Kawasaki France yang menjadi balapan EWC terakhir sang bos Gilles Stafler sebelum ia pensiun.

Bagi rider ERC David Checa dan Xavi Forés, nasib malang mereka tentu sangat menyakitkan karena mereka berdua menjadi tumpuan tim setelah Chaz Davies mundur karena sakit punggung. Walau situasi di garasi penuh dengan kekecewaan, Checa tetap tegar dan lanjut balapan satu jam sebelum balapan selesai setelah motor selesai diperbaiki. Ia pun finis di posisi ke-5 di belakang juara dunia FIM Endurance World Championship F.C.C. TSR Honda France team yang juga mengalami nasib buruk dua jam sebelum bendera finis dikibarkan. MACO Racing menyusul di posisi ke-6.

RAC41-Chromeburner menjadi juara di kelas Superstock, unggul atas BMRT 3D Maxxess Nevers.  Team 18 Sapeurs Pompiers CMS Motostore merengkuh titel FIM Endurance World Cup walau tidak bisa menyelesaikan balapan karena kerusakan motor.

Sumber [ FIM EWC ]

Related post

Return Top