JOIN US!

Sign up for emails - We'd love to have you

Best portal to find Japanaese Motorcryle WOWEE

Daily update on the latest HOT news, reviews and trivias

Video of riding impression, Products impression you cant't find any where else

  • Please select your country.
  • Authentication with facebook fail.Please try again.
OR

De Puniet: Tidak Menyerah di Le Mans Penting untuk Mengejar Spa EWC

De Puniet: Tidak Menyerah di Le Mans Penting untuk Mengejar Spa EWC

Menyerah di 24 Heures Motos tidak terpikirkan bagi Randy de Puniet dan kawan-kawan Webike SRC Kawasaki France.

Tim Prancis ini terpaksa harus menghabiskan waktu lebih dari satu jam di garasi saat laga pembuka musim FIM Endurance World Championship akibat masalah mesin pada motor Kawasaki ZX 10R.

Karena waktu pengembangan motor terbatas jelang Le Mans, de Puniet berkata bahwa opsi untuk kembali balapan sangatlah penting bagi motivasi Webike SRC Kawasaki France untuk mengejar hasil yang lebih baik di balapan selanjutnya 24H SPA EWC Motos.

Saat diwawancarai Eurosport di 24 Heures Motos bulan lalu, rider berusia 41 tahun ini berkata: “Pekan dan balapan kemarin sangatlah sulit. Sebelum mesinnya rusak kami punya ritme balap yang lebih bagus dibandingkan dengan saat latihan dan kualifikasi, jadi kami cukup senang. Lalu tiba-tiba ada masalah pada mesinnya dan kami turun balap lagi sejam setelahnya. Keputusan untuk melanjutkan balapan sangat penting bagi kami karena kami harus mempelajari banyak hal tentang motor karena semuanya baru dan kami sama sekali tidak ikut tes sebelum Le Mans. Kami harus melahap banyak putaran untuk mengenal motornya dan mencari hal yang lebih baik untuk Spa.”

De Puniet menjelaskan keterlambatan kedatangan komponen penting yang merusak persiapan tim binaan Gilles Stafler ini.

“Karena pandemi, komponen datang terlambat dan kami baru mendapatkan semuanya lima hari sebelum tes pramusim di Le Mans,” ujar de Puniet. “Ada saat di mana kami tidak tahu apakah kami bisa ikut tes pramusim, jadi kami sangat kecewa karena harus mengawali musim seperti ini. Walau begitu, kami harus belajar lebih lanjut agar bisa lebih bersaing di Spa.”

Sumber [ FIM EWC ]

Related post

Return Top