Kembali ke Honda: Cerita Personal di Balik Sebuah Supercub
- 03/02/2026
130 views
Motor Supercub ini awalnya dibangun karena ketertarikan sang owner, @kba_bayuaji, yang muncul sejak lama terhadap platform Supercub. Selain itu, ia memang menginginkan motor kecil yang simpel dan bisa dipakai tanpa banyak beban untuk menemani aktivitas harian di Makassar. Supercub dianggap sebagai salah satu lini motor paling kuat secara historis, namun karena tidak tersedia resmi di Indonesia, pilihan akhirnya jatuh ke Honda Astrea yang secara garis keturunan masih satu DNA.
Proses assembly dan restorasi dilakukan bersama Sweaty Garage, dengan pendekatan yang tidak mengejar hasil super bersih seperti motor kontes. Beberapa bekas usia seperti karat minor sengaja dipertahankan agar motor tetap memiliki karakter dan ‘rasa capeknya’. Knalpot dibuat sedikit berisik dengan gaya getar khas, namun secara teknis tetap memiliki fitting yang rapi. Pendekatan ini membuat motor terasa lebih jujur dan hidup, bukan sekadar rapi secara visual.
Mesin digarap oleh Coach Koh Acong, dan meskipun sering dipakai agresif, performanya tetap terjaga. Untuk part, ia banyak mengambil dari @tibatibacub, sementara joknya menggunakan konfigurasi single seat. Meski begitu, secara keseluruhan motor ini disebut sangat nyaman dikendarai dan akhirnya membuat sang owner merasa ‘kembali menemukan Honda’ dalam hidupnya.
Spesifikasi
| Part | Detail |
|---|---|
| Knalpot | Knalpot Honda Dax (vintage) |
| Bodywork | Set bodywork Honda Super Cub JDM (2007) Rear rack Honda Super Cub JDM |
| Aksesoris | Saddle Honda Super Cub JDM |

















