Xavier Simeon Sebut BMW #37 Sebagai Kandidat Terkuat di Spa
- 03/06/2026
75 views
Juara Dunia FIM EWC 2021 sekaligus reporter pit, Xavier Simeon, membagikan analisisnya menjelang putaran kedua musim ini. Ia membahas karakter sirkuit yang penuh tantangan serta tim-tim yang berpeluang menjadi penantang utama.
Spa-Francorchamps dikenal sebagai salah satu sirkuit paling menantang. Bagaimana cara menaklukkannya?
“Spa-Francorchamps adalah salah satu sirkuit tercepat dan paling teknis dalam kalender balap. Dengan panjang hampir 7 kilometer, pembalap harus menjaga fokus penuh sepanjang lap. Posisi motor di lintasan sangat penting untuk mempertahankan kecepatan, terutama di paruh kedua sirkuit. Salah satu bagian yang terlintas di pikiran saya adalah rangkaian tikungan kiri ganda menuju Fagnes sebelum memasuki Blanchimont. Sektor tersebut menjadi salah satu bagian paling menantang, selain area puncak Raidillon. Perlu diketahui, Raidillon sebenarnya adalah tikungan menanjak, sedangkan Eau Rouge hanya tikungan kiri kecil sebelum tanjakan itu. Kombinasi tikungan ikonik dengan puncak yang tidak terlihat ini selalu memberikan sensasi adrenalin yang luar biasa. Kecepatan yang didapat di area tersebut sangat menentukan laju motor di lintasan lurus Kemmel menuju Les Combes. Karena itu, pembalap harus bisa memaksimalkan performa mereka di sektor ini.”
Apakah manajemen ban akan menjadi faktor penting dalam balapan 8 jam ini?
“Menariknya, tidak. Dalam beberapa tahun terakhir, para produsen ban telah berhasil meningkatkan performa dan daya tahan ban secara signifikan. Pengelolaan ban kini bukan lagi tantangan utama bagi tim. Bahkan, dibandingkan seri-seri lain di kejuaraan ini, faktor ban di Spa cenderung tidak terlalu menentukan.”
Siapa yang menjadi favorit untuk menang akhir pekan ini?
“BMW #37 dari tim pabrikan adalah favorit utama saya. Mereka menunjukkan kecepatan yang sangat kuat di 24 Heures Motos. Dalam balapan 8 jam, faktor keandalan tidak sepenting di Le Mans, dan itu menjadi keuntungan bagi mereka. Tentu saja YART dan SERT juga siap memberikan perlawanan. Saya juga memperhatikan KM99 Yamaha. Mereka diperkuat Bo Bendsneyder sebagai pembalap ketiga, dan ia sangat memahami karakter sirkuit ini. Ia pasti ingin menunjukkan kemampuannya di balap ketahanan, terutama di kandang Marc VDS. Namun jika berbicara soal peluang meraih kemenangan, pilihan saya tetap BMW. Untuk kelas Superstock, saya juga menjagokan BMW #9 Tecmas. Melihat performa mereka di Le Mans, tim ini layak disebut sebagai favorit dalam balapan yang berlangsung dengan tempo cepat seperti ini.”
Sumber [ FIM EWC ]
Somkiat Chantra Akan Gantikan Johann Zarco di Suzuka 8 Hours ke-47
From Stock to Skyra: Vespa Biru dengan DNA Street Racing Harian











