JOIN US!

Sign up for emails - We'd love to have you

Best portal to find Japanaese Motorcryle WOWEE

Daily update on the latest HOT news, reviews and trivias

Video of riding impression, Products impression you cant't find any where else

  • Please select your country.
  • Authentication with facebook fail.Please try again.
OR

Mesin 1, 2, 3, 4, dan 6 Silinder: Apa Saja Keunggulan dan Kekurangannya?

Mesin 1, 2, 3, 4, dan 6 Silinder: Apa Saja Keunggulan dan Kekurangannya?

Kualitas motor ditentukan oleh mesinnya. Semakin besar kapasitas mesin, semakin bertenaga mesinnya, dan semakin bongsor pula motornya. Apa saja keunggulan dan kekurangan motor berdasarkan jumlah silinder yang digunakan?

Namun, ada satu faktor lagi yang sangat penting, yakni layout atau penggunaan silindernya. Mari kita bahas satu per satu tentang keuntungan dan kekurangan tiap layout.

1 Silinder: Cocok bagi kamu yang simpel

Mesin single cylinder memiliki satu letupan keras dan suara knalpot yang menghentak. Kualitas riding yang diberikan boleh dibilang mengasyikkan. Keunggulannya adalah strukturnya yang sederhana membuat mesin satu silinder memiliki bobot ringan dan body yang slim. Jenis mesin ini umum digunakan untuk skuter mini dan Super Cub serta motor lama 200 cc ke atas karena harganya yang murah. Layoutnya cocok bagi kamu yang suka gaya neo klasik.

Namun, mesin jenis ini memiliki kapasitas yang terbatas dan revnya sulit untuk dinaikkan. Semakin digas, semakin terasa guncangannya. Contoh motor yang menggunakan mesin satu silinder adalah SR400 dan CR250M.

Yamaha SR400

Honda CRF250M

[Baca Juga]
Multistrada V4 Jadi Motor Pertama yang Pakai Radar Depan-Belakang!

2 Silinder: Performa yang seimbang

Mesin 2 silinder memiliki layout yang seimbang dan efisien. Suara knalpotnya kadang terdengar meletup-letup.

Agak sulit untuk menggeneralisasi sensasi menggunakan mesin 2 silinder karena tiap motor punya interval pengapian yang berbeda. Contohnya, dengan kruk as 270 derajat, yang kini populer digunakan di motor parallel twin cylinder, letupan mesin yang tidak seirama memberikan sensasi layaknya mesin V-twin.

Ada juga mesin 2 silinder berjenis mesin tegak seperti yang digunakan oleh motor-motor BMW dan MOTOGUZZI. Konfigurasi mesin ini memposisikan kruk as secara teak. Silinder diletakkan di kiri dan kanan untuk menciptakan gravitasi di bagian tengah bawah motor. Karena kruk as menghadap ke arah body motor, inersia yang dihasilkan memudahkan mesin bergerak ke kiri dan kanan saat akselerator dinyalakan.

Mesin dua silinder umum digunakan oleh motor berkapasitas kecil hingga besar, dari model sports hingga cruiser, dan boleh dibilang sebagai jenis mesin yang paling umum digunakan. Contoh motor yang menggunakan mesin 2 silinder adalah motor-motor Ducati, Suzuki seri V-Strom, Africa Twin (V-twin), MT-07 (parallel twin).

Suzuk V-Strom Series

Honda CRF1100L Afirca Twin

3 Silinder: Kombinasi sempurna mesin 2 dan 4 silinder

Mesin 3 silinder seringkali disebut sebagai perpaduan sempurna mesin 2 dan 4 silinder karena memiliki keunggulan keduanya. Mesin 3 silinder parallel adalah jenis yang paling umum dan keuntungannya adalah mesin ini bisa dibuat seramping mungkin dengan power full 4 silinder.

Karakteristik output jenis mesin ini sebenarnya cukup flat dan torsinya ada di rentang tengah. Suara yang dikeluarkan lebih kasar dari mesin 4 silinder, namun lebih halus dari 2 silinder. Ada sensasi mulus yang bisa didengarkan dengan baik. Umumnya menggunakan kruk as 120 derajat yang membagi 360 derajat menjadi 3 bagian utuh sehingga rotasinya halus dan letupan-letupannya sangat asyik didengar.

Contoh motor yang menggunakan jenis mesin ini adalah seri Triple dari Triumph dan MT-09. Yang menarik, Triumph Rocket III yang jadi cruiser Triumph terbesar didunia juga menggunakan konfigurasi mesin 3 silinder tegak.

Triumph Triple Series

Yamaha MT-09

[Baca Juga]
Review Test Ride Aprilia RS660 yang Ditunggu-tunggu!

4 Silinder: Raungannya bikin merinding!

Mesin 4 silinder mempunyai karakteristik lengkingan yang menggelegar. Umumnya, semakin banyak silinder yang dipunya mesin, semakin halus rotasinya, dan semakin efisien juga dalam meraih rev tertinggi. Konfigurasi umumnya adalah interval pengapian pada 180 derajat, dengan 2 silinder diposisikan di tengah dan 2 lainnya di sisi samping sehingga frekuensinya harmonis. Mesin empat silinder umumnya digunakan motor supersport atau 1000 cc ke atas.

Motor-motor besar Jepang bermesin 4 silinder biasanya tak usah diragukan lagi kualitasnya, namun ternyata mesin 4 silinder ada 2 jenis, yakni yang berkonfigurasi inline-4 (segaris) dan berjenis V-type (V4). Sederhananya, mesin inline-4 memiliki rev yang lebih besar dan mesin V4 unggul dalam rentang torsi menengah. Selain itu, V4 punya keunggulan membuat body mesin menjadi lebih ramping, namun mekanisme mesinnya sangatlah rumit yang berimbas pada peningkatan bobot dan naiknya biaya produksi. Hal inilah mengapa mesin 4 silinder umum digunakan pada motor 1000 cc ke atas.

Honda CBR1000RR Fireblade

Aprilia Tuono V4

6 Silinder: Silky Six yang Unik

Mesin 6 silinder dikenal dengan nama Silky Six karena kehalusan putaran mesinnya bak sutera, jauh di atas mesin 4 silinder. Lazimnya mesin 6 silinder digunakan oleh motor touring besar seperti BMW K series, Z1300, dan CBX1000. Honda Goldwing juga merupakan salah satu contoh motor bermesin 6 silinder dengan konfigurasi posisi silinder dipasang secara vertikal dan horizontal. Sama seperti mobil, semakin banyak silinder yang digunakan, semakin besar kapasitasnya dan semakin eksklusif pilihannya.

Namun, banyaknya silinder juga menentukan berat dan besar mesin, sehingga ada beberapa kasus rider kehilangan kendali karena tak kuasa menahan power motor yang luar biasa. Jadi, saat ini untuk sepeda motor yang paling besar adalah jenis 6 silinder dan terbatas untuk motor touring mewah saja.

Honda Goldwing

Pilih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan

Bahkan ketika kapasitas mesin sama tapi konfigurasinya berbeda, sensasinya pasti berbeda. Contohnya adalah MT-07 (2 silinder paralel) dan CB650R (4 silinder paralel). Kapasitasnya kurang lebih sama, namun banyak yang bertanya-tanya mana sih yang lebih oke. Sedikit bocoran, MT series mesin yang aktif dengan tenaga yang mudah tersalurkan dan mudah dikendalikan. Sementara itu CB menawarkan suara revving yang menggelegar khas motor 1000 cc, namun agak sedikit berat.

Baiknya sebelum membeli motor, pelajari dengan seksama apa yang ditawarkan dan yang Anda inginkan.

[Baca Juga]
Bukan V4 Biasa! Multistrada V4 Ditenagai Mesin Granturismo Terbaru

Related post

Return Top